Perpustakaan SMA Negeri 10 Surabaya

Search

Dorong Literasi Pelajar, Dinas Perpustakaan Jatim Undang SMAN 10 Surabaya dalam Kegiatan Bimbingan Literasi

Surabaya, 21 November 2025 — Upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar terus dilakukan oleh pemerintah daerah. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur kembali mengadakan Bimbingan Literasi yang diikuti oleh berbagai sekolah, termasuk rombongan siswa dari SMA Negeri 10 Surabaya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Layanan Perpustakaan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber bidang literasi dan jurnalistik, dengan fokus pada peningkatan kemampuan membaca kritis, menulis kreatif, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam produksi karya tulis.

Para peserta dari SMAN 10 Surabaya tampak antusias mengikuti rangkaian sesi, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung membuat tulisan opini dan ulasan buku. Guru pendamping SMAN 10 Surabaya, Mohammad Iqbal Ali MaghrobiS.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mendukung pembelajaran berbasis literasi yang sedang digalakkan sekolah.

“Anak-anak sangat membutuhkan ruang untuk mengasah keterampilan literasi. Kegiatan seperti ini membantu mereka memahami bahwa literasi bukan hanya membaca buku, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan mengekspresikan gagasan,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, peserta juga diajak mengenal berbagai layanan inovatif yang disediakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, termasuk perpustakaan digital, layanan e-book, serta ruang kreatif untuk kegiatan menulis dan diskusi.

Salah satu siswa SMAN 10 Surabaya, Raesah Adila, mengaku mendapatkan pengalaman baru.

“Ternyata menulis itu menyenangkan kalau tahu tekniknya. Saya jadi ingin membuat blog literasi sendiri,” kata Raesah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur Ibu Ir. Tiat S. Suwardi, M.Si, dalam sambutannya, menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi generasi unggul. Ia berharap partisipasi sekolah dalam bimbingan literasi dapat menjadi pemicu tumbuhnya komunitas literasi di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya literasi yang lebih kuat di Jawa Timur.

Share:

More Posts